Home / Kesra / PMK

Pemkot Bandung Targetkan Prevalensi Stunting 14 Persen di Tahun 2023

- Editor

Sabtu, 4 Februari 2023 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Angka prevalensi stunting di Kota Bandung semakin turun tiap tahunnya. Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bandung, Dewi Kania Sari menyampaikan, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Bandung di tahun 2022 turun 7 persen dibandingkan sebelumnya.

Ia mengungkapkan, pada SGGI tahun 2021 menunjukan, prevalensi stunting Kota Bandung berada di angka 26,4 persen.

“Lalu di tahun 2022 mengalami penurunan sampai 7 persen menjadi 19,4 persen,” ungkap Dewi, Jumat 3 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan prevalensi stunting menjadi 14 persen.

Ia berharap, meski target besarnya adalah zero stunting, tapi minimal tidak ada kasus stunting yang baru di tahun ini.

“Penurunan Prevalensi stunting sampai 7 persen merupakan angka yang signifikan dari hasil kerja sama semua pihak. Zero stunting bukan hanya tugas pemerintah, tapi seluruh pentahelix,” ujarnya.

Oleh karena itu, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlibat untuk menyelesaikan stunting. Salah satunya melalui penyeragaman data dengan aplikasi e-Penting (elektronik pencatatan stunting) yang diusung Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

“Aplikasi e-Penting turut berpartisipasi dalam percepatan penurunan stunting. Margin eror nya semoga bisa diminimalisasi juga. Sehingga untuk pendataan ke depan harus satu pintu melalui e-Penting,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung, Yunimar Mulyana menyampaikan, e-Penting mampu mengurangi perbedaan data yang ada di lapangan.

“Semoga semakin menyempurnakan ikhtiar kita dalam mengurangi kesalahan data yang sudah terhimpun. Silakan dipelajari cara menggunakan aplikasi ini,” tutur Yunimar dalam acara Sosialisasi e-Penting secara daring.

Aplikasi ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola data stunting mulai dari perencanaan, pengumpulan data, analisis data dan kebijakan, publikasi, sosialisasi, sampai dengan monitoring dan evaluasi.

Baca:  Jasa Raharja Tasikmalaya Hadiri Rapat Persiapan Operasi Gabungan di Kabupaten Garut

Selain e-Penting, PKK juga mendapatkan bantuan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) berupa alat ukur perkembangan dan pertumbuhan anak.

“Kita diberikan antropometri kit sebanyak 358 set. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk meningkatkan akurasi dari alat ukur yang dipakai di posyandu-posyandu. Sehingga ada keseragaman dan data yang valid untuk disampaikan,” katanya.

Yunimar mengaku telah mengajukan lagi untuk menambah 300 antropometri. Ia berharap, seluruh posyandu yang ada di Kota Bandung bisa memiliki alat ukur tersebut agar pengukurannya lebih akurat dan seragam.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Persandian dan Aplikasi Diskominfo Kota Bandung, Ayi Mamat Rochmat menjelaskan, e-Penting bisa diakses melalui web dan mobile.

“Hanya kader posyandu yang bisa login lewat aplikasi mobile. Bagi masyarakat umum hanya bisa menggunakan aplikasi ini untuk mengetahui status gizi anaknya. Sedang versi webnya hanya bisa digunakan oleh lurah, camat, puskesmas, dan perangkat daerah terkait,” papar Ayi.

Ada beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan, seperti video penjelasan mengenai stunting, dashboard pendataan anak, dan data gizi anak.

“Kita sudah ada sosialisasi bimbingan teknis juga ke petugas puskesmas. Data-data pada aplikasi dan web ini terintegrasikan dengan aplikasi pemerintah pusat,” katanya

“Sehingga tujuannya mengumpulkan seluruh data stunting di kader kelurahan dan kecamatan melalui satu pintu lewat aplikasi e-Penting,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan digitalisasi data seperti ini mampu mentransformasi kegiatan pendataan dari manual ke digital.

“Harapannya sampai ibu-ibu PKK di posyandu bisa mengoperasikan aplikasi ini,” katanya sambil menjelaskan langkah-langkah penggunaan aplikasi kepada para peserta.

Siti Aisyah, salah satu petugas posyandu mengaku jika aplikasinya mudah digunakan oleh para petugas.

“Alhamdulillah bisa, Pak. Aplikasinya mudah digunakan, keren” ujar Siti.

Baca:  Sempat dievaluasi, PT KAI Operasikan kembali Kereta Panoramic

Ia berharap, dengan adanya aplikasi tersebut bisa membantu para petugas posyandu dalam mencatat dan memvalidasi status gizi anak di wilayah masing-masing.

Berita Terkait

Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban
Sinergi JR-BPJS Kesehatan Dan Rumah Sakit Dalam Memberikan Kepastian Jaminan Korban Laka Lantas Di Karawang
Bapenda Kabupaten Purwakarta Bersama Stakeholder Kesamsatan Perkuat Sinergi Peningkatan Kepatuhan PKB
Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan Kurang dari 24 Jam
Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung II Soreang Gelar Operasi Gabungan di Area PT. Venamon Katapang Kabupaten Bandung
Pastikan Pelayanan Maksimal, Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Langsung Penanganan Korban KM Virgo Transport 8
Jasa Raharja Tasikmalaya Lakukan Penelusuran Kendaraan Menunggak melalui Aplikasi Panah Pasopati di Mall Asia Plaza
Jasa Raharja Tasikmalaya dan Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Perkuat Sinergi TR Patroli Rawan Laka di Wilayah Hukum Kota Tasikmalaya

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 22:29 WIB

Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban

Selasa, 15 September 2026 - 22:04 WIB

Sinergi JR-BPJS Kesehatan Dan Rumah Sakit Dalam Memberikan Kepastian Jaminan Korban Laka Lantas Di Karawang

Selasa, 15 September 2026 - 09:14 WIB

Bapenda Kabupaten Purwakarta Bersama Stakeholder Kesamsatan Perkuat Sinergi Peningkatan Kepatuhan PKB

Senin, 14 September 2026 - 22:12 WIB

Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan Kurang dari 24 Jam

Senin, 14 September 2026 - 11:30 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung II Soreang Gelar Operasi Gabungan di Area PT. Venamon Katapang Kabupaten Bandung

Jumat, 11 September 2026 - 22:10 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Lakukan Penelusuran Kendaraan Menunggak melalui Aplikasi Panah Pasopati di Mall Asia Plaza

Jumat, 11 September 2026 - 22:08 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya dan Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Perkuat Sinergi TR Patroli Rawan Laka di Wilayah Hukum Kota Tasikmalaya

Jumat, 11 September 2026 - 22:06 WIB

Sinergi Pelayanan dan Pendanaan: Jasa Raharja Bandung Monitoring Korban Laka Lantas di RSUD Bandung dan Support Panah Pasopati Samsat Kawaluyaan

Berita Terbaru