Bekasi – PT Jasa Raharja terus memperluas jangkauan Program “Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban” dengan menyasar Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Kamis (27/11/2025).
Program strategis ini dirancang untuk memberdayakan aparatur kecamatan serta desa dan kelurahan agar berperan aktif dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan perubahan perilaku masyarakat dari tingkat paling dekat, yaitu lingkungan tempat tinggal korban.
Kecamatan Babelan ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas setelah data Jasa Raharja menunjukkan masih tingginya jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang berdomisili di daerah tersebut. Kondisi ini menjadi indikator perlunya langkah nyata dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya dalam penggunaan kendaraan bermotor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Babelan diikuti oleh sedikitnya 70 peserta yang terdiri dari Camat, para Lurah dan Kepala Desa, serta perwakilan Ketua RT dan RW se-Kecamatan Babelan. Para peserta diberikan pembekalan mengenai peran strategis aparatur wilayah dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta dilatih untuk menjadi Agen Keselamatan Transportasi yang diharapkan mampu menyebarkan pesan keselamatan, mengedukasi warga, serta mendorong terbentuknya budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masing-masing.
Kepala Jasa Raharja Cabang Bekasi, Eko Prasetyo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pendekatan berbasis domisili korban merupakan terobosan baru dalam strategi pencegahan kecelakaan yang lebih menyentuh akar permasalahan. Menurutnya, selama ini perhatian sering terpusat pada lokasi kecelakaan, padahal tempat tinggal korban dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pola perilaku masyarakat dalam berlalu lintas. Aparatur desa dan kelurahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai sebagai mitra paling efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan dan menanamkan kesadaran sejak dari lingkungan terkecil.
Sebagai tindak lanjut, para peserta berkomitmen untuk menyusun rencana aksi keselamatan di wilayah masing-masing yang disesuaikan dengan karakteristik desa dan kelurahan. Upaya tersebut akan diwujudkan melalui penguatan pesan keselamatan dalam berbagai kegiatan masyarakat, pendampingan terhadap kelompok pengguna jalan yang berisiko tinggi, serta keterlibatan aktif aparatur dalam melaporkan kondisi infrastruktur jalan yang berpotensi membahayakan pengguna.
Melalui Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban ini, diharapkan aparatur desa dan kelurahan dapat menjadi motor penggerak terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di Kecamatan Babelan. PT Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memperluas program serupa di wilayah lain sebagai bagian dari upaya mewujudkan keselamatan transportasi yang berkelanjutan dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan.













