Bandung Barat – Bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cisarua dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih menyisakan duka mendalam. Berdasarkan data kebencanaan terbaru, longsor yang terjadi sejak 24 Januari 2026 mengakibatkan puluhan rumah rusak, ratusan warga terdampak, serta korban jiwa.
Dalam proses penanganan darurat tersebut, tercatat sebanyak 10 personel Relawan Hulubalang Indonesia terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan. Para relawan diterjunkan untuk membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Relawan Hulubalang Indonesia difokuskan melakukan operasi pencarian dan penyisiran di zona A1 hingga A2, yang merupakan area dengan tingkat risiko tertinggi. Tim bekerja bersama SAR gabungan, BPBD, serta unsur relawan lainnya dengan tetap mengedepankan standar keselamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Chief Commander Hulubalang Indonesia, Ryza Rizaldy atau yang biasa disapa Ojos, Tim Rescue Hulubalang Indonesia menurunkan 10 personel untuk memperkuat operasi pencarian dan evakuasi korban di lokasi longsor.
“Personel kami disiagakan khusus di sektor A1 sampai A2 untuk membantu pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Seluruh tim bergerak di bawah koordinasi SAR gabungan dan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku,” ujar Ojos.
Berdasarkan data sementara, Kecamatan Cisarua menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 48 rumah rusak berat, satu fasilitas umum terdampak, serta satu tempat ibadah terdampak. Total warga terdampak mencapai 51 KK atau 158 jiwa, dengan 44 KK atau 146 jiwa mengungsi, serta 10 orang masih dalam pencarian.
Sementara itu, di Kecamatan Lembang tercatat satu rumah rusak berat dengan 1 KK atau 2 jiwa terdampak, serta dua orang dilaporkan meninggal dunia.
BPBD Provinsi Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat terus melakukan koordinasi dan pendampingan di lokasi kejadian. Proses pencarian korban diperpanjang hingga tujuh hari ke depan oleh tim SAR gabungan, mengingat kondisi medan yang berat dan potensi longsor susulan.
Pusat pengungsian saat ini dipusatkan di Aula Desa dan GOR Desa Pasirlangu, sementara pendataan kerusakan rumah masih terus diverifikasi oleh Disperkim KBB bersama BPBD kabupaten dan provinsi.
Kehadiran Tim Rescue Hulubalang Indonesia menjadi bagian penting dari solidaritas kemanusiaan, membantu mempercepat proses pencarian korban sekaligus meringankan beban warga terdampak bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat.











