Program Unggulan RS Maranatha Jawab Tantangan Kesehatan

- Editor

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Rumah Sakit (RS) Maranatha terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan dalam mendukung penyelenggaraan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha (FK Maranatha).

Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan di Indonesia.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama RS Maranatha, Dr. dr. Hendra Subroto, Sp.PK, mengatakan RS Maranatha memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan klinis peserta PPDS melalui penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan akademik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagai rumah sakit pendidikan, RS Maranatha menjalankan dua fungsi yang saling memperkuat, yakni memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat sekaligus menyediakan wahana pembelajaran klinis yang memenuhi standar bagi calon dokter spesialis.

Untuk mendukung peran tersebut, RS Maranatha terus mengembangkan berbagai fasilitas pelayanan, antara lain melalui pembaruan poliklinik, peningkatan sarana penunjang, serta penguatan kualitas layanan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pelayanan dan pembelajaran klinis yang modern, berkualitas, dan nyaman bagi pasien.

“Pengembangan infrastruktur ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, sekaligus menyediakan fasilitas pembelajaran klinis yang memenuhi standar bagi peserta PPDS,” ujar Hendra di Bandung, Jumat (17/7/2026).

Sinergi antara RS Maranatha dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui integrasi pelayanan kesehatan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Fakultas Kedokteran berperan dalam penyusunan kurikulum, penyelenggaraan proses akademik, serta penjaminan mutu pendidikan. Sementara itu, RS Maranatha menyediakan lingkungan klinis, fasilitas pelayanan kesehatan, serta tenaga pendidik yang membimbing peserta PPDS dalam menjalani proses pendidikan dan praktik klinis sehari-hari.

Baca:  Jasa Raharja Sukabumi Teken Kerja Sama dengan PO Bhineka Sangkuriang untuk Tingkatkan Kepastian Penjaminan Korban Kecelakaan

Melalui kolaborasi tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman langsung dalam menangani berbagai kasus obstetri dan ginekologi di bawah supervisi tenaga medis yang kompeten. Proses ini diharapkan mampu membangun kompetensi klinis dan akademik sekaligus memperkuat profesionalisme, integritas, serta etika kedokteran.

Keberadaan PPDS Obstetri dan Ginekologi juga diharapkan memberikan dampak yang lebih luas terhadap sistem pelayanan kesehatan, khususnya di Jawa Barat dan berbagai daerah yang masih menghadapi keterbatasan dokter spesialis. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, meningkatkan kualitas layanan rujukan, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi, serta mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Selain melalui pendidikan dan pelayanan, program ini juga diarahkan untuk mendorong lahirnya penelitian yang berorientasi pada permasalahan nyata dalam kesehatan ibu dan perempuan. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan inovasi dan peningkatan mutu pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Secara strategis, RS Maranatha menargetkan PPDS Obstetri dan Ginekologi berkembang menjadi program pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan kompetensi klinis dan akademik yang unggul serta menjunjung tinggi etika profesi.

Program ini juga diarahkan untuk memenuhi standar mutu dan mencapai akreditasi yang baik, sekaligus berkembang menjadi pusat kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan. Dalam jangka panjang, penguatan program tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi melalui peningkatan kualitas dan akses terhadap pelayanan obstetri dan ginekologi.

Hendra menegaskan bahwa tujuan penyelenggaraan PPDS bukan semata-mata mencetak dokter spesialis, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Baca:  Tingkatkan Layanan Korban Laka dan Kepatuhan Pajak, Jasa Raharja Bekasi Gelar Audiensi Strategis dengan Pemkab Bekasi

“PPDS Obstetri dan Ginekologi di RS Maranatha hadir bukan hanya untuk mendidik dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan perempuan. Kami ingin pendidikan, pelayanan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara terpadu sehingga memberikan dampak nyata bagi dunia kesehatan,” kata Hendra.

Komitmen penguatan pendidikan spesialis tersebut juga diarahkan untuk menjawab tantangan yang lebih luas dalam sistem kesehatan nasional, terutama belum meratanya ketersediaan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Program Studi PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha, Dr. dr. Aloysius Suryawan, Sp.OG., Subsp.FM., mengatakan pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu fokus program melalui pendidikan dokter spesialis yang siap berkontribusi di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga SpOG.

“Program unggulan kami adalah membantu pemerintah mencetak dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang diprioritaskan untuk daerah-daerah yang masih kekurangan SpOG,” ujar Aloysius.

Ia menjelaskan, PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha telah menerima peserta tugas belajar dari sejumlah daerah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter spesialis, di antaranya Maluku Utara dan wilayah di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, keberpihakan terhadap kebutuhan daerah tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan memberikan kesempatan pendidikan kepada dokter yang berasal dari daerah yang membutuhkan, program PPDS diharapkan dapat ikut memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di daerah setelah para peserta menyelesaikan pendidikan spesialisnya.

Selain memberikan perhatian terhadap kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah, PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha juga membuka kesempatan bagi calon peserta yang memiliki motivasi tinggi untuk berkembang secara akademik, meningkatkan kompetensi klinis, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca:  Kepala Jasa Raharja Cabang Jawa Barat dampingi Direktur Utama PT Jasa Raharja Kunjungi Korban Laka Tol KM 92 di RSU Dr Abdul Radjak

“Kami mengutamakan pelayanan, kualitas akademik, dan integritas sebagai seorang dokter sekaligus pendidik,” kata Aloysius.

Melalui sinergi antara rumah sakit pendidikan dan fakultas kedokteran, PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Maranatha diharapkan tidak hanya menghasilkan dokter spesialis yang kompeten, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan nasional. Dengan mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelayanan kesehatan, program ini diarahkan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kualitas serta pemerataan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan di Indonesia.

Berita Terkait

Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas di Kalangan Pelajar, Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasikan Program PPKL di SMK Negeri 1 Ciamis
Perkuat Kolaborasi dan Berikan Apresiasi kepada Wajib Pajak Taat, Jasa Raharja Tasikmalaya Jajaki Kerja Sama Merchant dengan YOGYA Department Store
Sinergi Tim Pembina Samsat, Operasi Gabungan di Taman Kota Tasikmalaya Berhasil Himpun Penerimaan Rp66,38 Juta
SAMARAJA Hadir di Alun-Alun Sukaraja, Jasa Raharja Dorong Kemudahan Pelayanan dan Kepatuhan Pajak Kendaraan
SAJATI Hadir di Alun-Alun Ciamis, Jasa Raharja dan P3D Perkuat Kemudahan Layanan Pajak Kendaraan
Tim Pembina Samsat Kota Depok Optimalkan Pendataan dan Pembayaran Pajak Becak Motor di Kelurahan Beji Timur Kota Depok
Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Padjajaran Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ
Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Padjajaran Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:46 WIB

Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas di Kalangan Pelajar, Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasikan Program PPKL di SMK Negeri 1 Ciamis

Jumat, 6 November 2026 - 23:42 WIB

Perkuat Kolaborasi dan Berikan Apresiasi kepada Wajib Pajak Taat, Jasa Raharja Tasikmalaya Jajaki Kerja Sama Merchant dengan YOGYA Department Store

Kamis, 5 November 2026 - 09:52 WIB

Sinergi Tim Pembina Samsat, Operasi Gabungan di Taman Kota Tasikmalaya Berhasil Himpun Penerimaan Rp66,38 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 09:43 WIB

SAMARAJA Hadir di Alun-Alun Sukaraja, Jasa Raharja Dorong Kemudahan Pelayanan dan Kepatuhan Pajak Kendaraan

Selasa, 3 November 2026 - 09:46 WIB

SAJATI Hadir di Alun-Alun Ciamis, Jasa Raharja dan P3D Perkuat Kemudahan Layanan Pajak Kendaraan

Selasa, 3 November 2026 - 09:34 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Padjajaran Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

Senin, 2 November 2026 - 23:21 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Padjajaran Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

Senin, 2 November 2026 - 22:54 WIB

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Berita Terbaru