Bekasi, Selasa 07/04/2026. Sebagai langkah menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jalan, PT Jasa Raharja Cabang Bekasi melakukan penguatan sinergi dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Bekasi. Kolaborasi ini difokuskan pada langkah preventif dan optimalisasi penanganan pasca-kecelakaan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Rapat koordinasi ini menyoroti beberapa poin krusial, di antaranya pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot) serta perbaikan sarana prasarana jalan.
Pihak Jasa Raharja menekankan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan hasil kolaborasi lintas sektoral.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui FLLAJ, Jasa Raharja berkomitmen untuk:
-Pertukaran Data: Mempercepat integrasi data kecelakaan untuk menentukan kebijakan pencegahan yang tepat sasaran.
-Peningkatan Fasilitas: Memberikan rekomendasi perbaikan jalan dan penambahan rambu di jalur-jalur padat kendaraan.
-Edukasi Publik: Melakukan sosialisasi masif mengenai tata tertib lalu lintas kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.
Selain pencegahan, sinergi ini juga bertujuan memastikan hak-hak masyarakat sebagai korban kecelakaan lalu lintas dapat terpenuhi dengan cepat. Jasa Raharja terus memastikan bahwa setiap santunan bagi korban dapat diproses dalam waktu singkat berkat koordinasi yang solid dengan Kepolisian instansi terkait yang tergabung dalam FLLAJ.
”Kami ingin memastikan kehadiran negara melalui Jasa Raharja dirasakan langsung oleh masyarakat Bekasi. Dengan sinergi FLLAJ ini, hambatan di lapangan dapat diminimalisir, baik itu dalam hal pencegahan kecelakaan maupun dalam proses pemberian perlindungan dasar bagi para korban,” ujar Eko Prasetyo Kepala Jasa Raharja Cabang Bekasi.
Karakteristik Kabupaten Bekasi yang memiliki banyak kawasan industri dengan mobilitas kendaraan berat yang tinggi memerlukan perhatian khusus.
Kerja sama ini adalah bagian dari strategi besar kami untuk mewujudkan budaya tertib lalu lintas. Kami tidak hanya ingin memperbaiki infrastruktur, tapi juga mengubah perilaku pengendara di jalan raya.














